Minggu, 17 Juli 2011

Smartfren Enduro

Hape Smartfren Enduro Rp 179 ribu Gratis 15 Hari Facebook, Twitter Print E-mail
Written by Administrator
Thursday, 10 March 2011 10:35
Bersamaan dengan ajang pameran komputer terbesar di Indonesia Mega Bazar Computer 2011 yang berlangsung di Jakarta Convention Center dari tanggal 9-13 Maret 2011, Smartfren menghadirkan produk-produk layanan terbaiknya. Smartfren menghadirkan banyak sekali penawaran menarik untuk produk dan layanan komunikasi baik dari sisi layanan suara, SMS dan data. Salah satunya adalah produk bundling terbaru Smartfren, Hape Enduro.

Charles Sitorus, Chief Sales Officer, menjelaskan, “Selama pameran berlangsung, kami ingin memperkenalkan inovasi – inovasi baru yang telah kami ciptakan baik dari sisi produk dan layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan layanan lengkap telekomunikasi dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Di acara ini kami dapat langsung berinteraksi dengan pelanggan kami dan mendapatkan masukan langsung dari mereka atas kebutuhan komunikasi yang mereka inginkan.”

Kenapa Enduro? Karena hape ini memiliki masa standby dan talk time yang cukup panjang, yakni 700 jam untuk masa standby dan 350 menit untuk talk time. Hape yang dibundling dengan kartu perdana Smartfren Lokal Plus ini dibanderol dengan harga istimewa Rp. 179 ribu (belum termasuk PPN). Pelanggan yang membeli paket hape ini akan mendapatkan Gratis 15 hari Facebook, Twitter, Smartfren Messenger dan 7 hari cerita di menu Collection m-Story serta seluruh benefit kartu perdana Lokal Plus.

m-Story merupakan salah satu fitur unggulan yang ada di Hape Enduro ini, m-Story adalah layanan aplikasi mobile berbasis Brew yang ditanam di dalam handset Smartfren. Dengan m-Story, pelanggan Smartfren dapat mengakses dan membaca koleksi buku – buku digital terbaik dengan mudah dengan berbagai genre seperti Novel, Cerpen, Teenlit, Humor dan Religi.

“Sekarang pelanggan tidak perlu khawatir komunikasi terputus karena Hape Enduro memiliki standby & talktime yang panjang dan hape ini dibundling dengan kartu perdana Lokal Plus yang memiliki banyak sekali keuntungan termasuk nelpon nggak bayar selamanya serta dapat dibawa kemanapun tanpa harus ribet melakukan registrasi,” jelas Joko Sriyono, Div. Head of Mass & Youth Segment.

Bagi pelanggan yang ingin memiliki Hape Enduro ini bisa didapatkan di konter Smartfren yang ada di lokasi Mega Bazar 2011 dan galeri-galeri Smartfren terdekat atau dengan menghubungi layanan pesan antar di 088 11 22 33 44.

Copyright © 2011 www.pilihponsel.com. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.

Jumat, 15 Juli 2011

Peranan Iptek Dalam Meningkatkan SDM di Indonesia

Contoh Makalah IPTEK – Seperti yang kita ketahui, teknologi kini telah merembes dalam kehidupan kebanyakan manusia bahkan dari kalangan atas hingga menengah kebawah sekalipun. Dimana upaya tersebut merupakan cara atau jalan di dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat martabat manusia. Untuk mendayagunakan Iptek diperlukan nilai-nilai luhur agar dapat dipertanggungjawabkan. Rumusan 4 (empat) nilai luhur pembangunan Iptek Nasional yaitu Accountable, Visionary, Innovative dan Excellence. Disamping itu, Perkembangan Iptek bisa bermanfaat untuk kemajuan hidup Indonesia dan juga dapat memberikan dampak negatif. Maka, dalam perkembangan Iptek, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan IPTEK untuk menekan dampak negative iptek seminimal mungkin.

Atas dasar kreatifitas akalnya, manusia mengembangkan IPTEK dalam rangka untuk mengolah SDA yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Dimana dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan terhadap moral dan kemanusiaan yang adil dan beradab,agar semua masyarakat mengecam IPTEK secara merata.Begitu juga diharapkan SDM nya bisa lebih baik lagi,apalagi banyak kemudahan yang kita dapatkan.Namun,berbanding terbalik dengan realita yang ada karena semakin canggih perkembangan teknologi,telah membuat masyarakat menjadi malas yang disebabkan oleh kemudahan-kemudahan yang ada tersebut.Ambil saja salah satu contoh perkembangan IPTEK dibidang telekomunikasi dimana zaman dahulu handphone itu sangat langka karena harganya yang mahal berbeda dengan sekarang harga handphone sudah sangat murah dan menjangkau lapisan menengah ke bawah.

Disatu sisi telah terjadi perkembangan yang sangat baik sekali di aspek telekomunikasi,namun pelaksanaan pembangunan IPTEK masih belum merata. Masih banyak masyarakat kurang mampu yang putus harapannya untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi tersebut.Hal itu dikarenakan tingginya biaya pendidikan yang harus mereka tanggung.Maka dari itu,pemerintah perlu menyikapi dan menanggapi masalah-masalah tersebut, agar peranan IPTEK dapat bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada.

Adapun Rumusan Masalah yang dapat penulis angkat yaitu bagaimana pelaksanaan dan pengembangan IPTEK di Indonesia serta apakah peranan IPTEK ditengah zaman yang semakin pesat dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia?

Pelaksanaan Dan Pengembangan Iptek Di Indonesia
Peradaban bangsa dan masyarakat dunia di masa depan sudah dipahami dan disadari akan berhadapan dengan situasi serba kompleks dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, sebut saja antara lain; cloning, cosmology, cryonics, cyberneties, exobiology, genetic, engineering dan nanotechnology. Cabang-cabang IPTEK itu telah memunculkan berbagai perkembangan yang sangat cepat dengan implikasi yang menguntungkan bagi manusia atau sebaliknya.

Untuk mendayagunakan Iptek diperlukan nilai-nilai luhur agar dapat dipertanggungjawabkan. Rumusan 4 (empat) nilai luhur pembangunan Iptek Nasional, yaitu :

1. Accountable, penerapan Iptek harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral, lingkungan, finansial, bahkan dampak politis

2. Visionary, pembangunan Iptek memberikan solusi strategis dan jangka panjang, tetapi taktis dimasa kini, tidak bersifat sektoral dan tidak hanya memberi implikasi terbatas.

3. Innovative, asal katanya adalah “innovere” yang artinya temuan baru yang bermanfaat. Nilai luhur pembangunan Iptek artinya adalah berorientasi pada segala sesuatu yang baru, dan memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya untuk memproduksi inovasi baru dalam upaya inovatif untuk meningkatkan produktifitas.

4. Excellence, keseluruhan tahapan pembangunan Iptek mulai dari fase inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, implikasi pada bangsa harus baik, yang terbaik atau berusaha menuju yang terbaik.
Pesatnya kemajuan Iptek memerlukan penguasaan, pemanfaatan, dan kemajuan Iptek untuk memperkuat posisi daya saing Indonesia dalam kehidupan global.

Dampak Perkembangan Iptek Di Indonesia
1. Perkembangan Iptek disamping bermanfaat untuk kemajuan hidup Indonesia juga memberikan dampak negatif. Hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan IPTEK untuk menekan dampaknya seminimal mungkin, antara lain :
• Menjaga keserasian dan keseimbangan dengan lingkungan setempat.
• Teknilogi yang akan diterapkan hendaknya betul-betul dapat mencegah timbulnya permasalahan di tempat itu.
• Memanfaatkan seoptimal mungkin segala sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada.

2. Dampaknya dalam :
a. Penyediaan Pangan
Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas melalui penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pola tanaman dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.

b. Penyediaan Sandang
• Pada awalnya bahan sandang dihasilkan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll dan lain-lain
• Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis sebagai bahan sandang seperti rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
• Kulit sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas dan lain-lain
• Teknologi pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.

c. Penyediaan Papan
• Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk
• Awalnya bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan teknologi matrial untuk mengatasi kekurangan kayu
• Untuk mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang angkasa.

d. Peningkatan Kesehatan
• Perkembangan Imu Kedeokteran seperti : ilmu badah dan lain-lain
• Penemuan alat-alat kedokteran seperti : stetoskup, USG, dan lain-lain
• Penemuan obat-obatan seperti anti biotik, vaksin dan lain-lain
• Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat seperti tumor dan lain-lain
• Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan lain-lain.

e. Penyediaan Energi
• Kebutuhan akan energi
• Sumber-sumber energi
• Sumber energi konvensional tak dapat diperbaharui
• Sumber energi pengganti yang tak habis pakai
• Konversi energi dari satu bentuk kebentuk yang lain.

Kesimpulan
Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD 1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh pemerintah besrta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu pula perkembangan IPTEK di berbagai bidangdi tengah perkembangan zaman yang semakin pesat semestinya dapat meningkatkan kualitas SDM di tengah bermunculannya dampak negative dari adanya perkembangan IPTEK, sehingga diperlukan pemikiran yang serius dan mantap dalam menghadapi permasalahan dalam penemuan-penemuan baru tersebut.
Posted by KutuBlog 0 Responses

Bagikan Artikel ini
Print Friendly Print Get a PDF version of this webpage PDF
Share on Facebook
Digg this Article
Tidak ingin ketinggalan Informasi?
Setiap ada artikel baru, langsung di informasikan ke emal. Daftarkan E-mail Anda sekarang juga. GRATIS...!!!

*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.

Wikimedia: contoh makalah iptek, dampak iptek di indonesia, peranan iptek indonesia; sumber daya manusia indonesia, sumber daya manusia di indonesia, peranan iptek, Dampak IPTEK terhadap SDM, nilai peningkatan sumber daya manusia terhadap kehidupan, peran iptek dalam meningkatkan kualitas pendidikan, iptek, bagaimana manusia menyikapi peran iptek dalam kehidupan, peranan iptek dalam meningkatkan sdm indonesia, peranan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan manusia
Bacaan terkait untuk: Peranan Iptek Dalam Meningkatkan SDM di Indonesia

Perubahan Sosial Budaya Dalam Upaya Membangan Pendidikan di Indonesia
SDM Indonesia dalam Persaingan Global
Contoh Makalah: Analisis Produk Sepatu dan Tas
Contoh Makalah Tentang Tafsir dan Takwil
Contoh Makalah Kesehatan
Pengertian dan Manfaat SIM, Sistem Informasi Manajemen
Pengertian dan Manfaat Pasar Modal


No Comment to “Peranan Iptek Dalam Meningkatkan SDM di Indonesia”

No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website (Optional)

Subscribe to comments feed
Mar
2
2011

Copyright © 2011 - Perpustakaan Online Blogger Indonesia All Rights Reserved - Proudly powered by WordPress

Theme name: Tricks 2 Reloaded - Designed by: Electronic Gadgets and Tricks-Collections.Com
TopOfBlogs Personal Blogs Top Business blogs
Site Meter [free BackLink by Counters 4 U] Check Google Page Rank

Teknologi Informasi

Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Era Globalisasi
REP | 20 November 2010 | 18:59 5896 0 Nihil

Ledakan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membuka babak baru bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara otonom. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitarnya. Setiap orang memiliki akses terhadap sumber informasi dimanapun di dunia ini. Konsekuensinya, masyarakat menjadi kritis dan tanggap terhadap hal yang berkembang.

Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja alat teknologi telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Bagi masyarakat sekarang, teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu religion. Pengembangannya dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja hal tersebut sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Selain itu, hal tersebut juga diyakini akan memberi umat manusia kebahagiaan dan immortalitas. Sumbangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri.

Seperti yang kita ketahui bahwa di era serba modern seperti saat ini, peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari tentunya sangat berpengaruh. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas kita yang kerap kali ditunjang dengan teknologi informasi itu sendiri yang mampu menjawab tuntutan pekerjaan yang lebih cepat, mudah, murah dan menghemat waktu.

Kemajuan teknologi menjadi jawaban dari kemajuan globalisasi yang kian menyelimuti dunia. Suatu kemajuan yang tentunya akan memberikan dampak bagi peradaban hidup pelajar. Tidak dapat dipungkiri, kini kita telah menjadi “budak” dari peradaban teknologi informasi itu sendiri. Bagaiman tidak, banyaknya pelajar yang sekaligus berperan sebagai pengguna teknologi informasi dan komunikasi, membuktikan bahwa kehidupan yang mereka lakoni tak pernah lepas dari peran teknologi informasi.

Menghadapi keadaan seperti ini, kita sebagai pelajar perlu diarahkan pada sikap “sadar teknologi” atau “melek teknologi”. Kemajuan yang sering diartikan sebagai modernisasi, menjanjikan kemampuan manusia untuk mengendalikan alam melalui ilmu pengetahuan, meningkatkan kesejahteraan material melalui teknologi dan meningkatkan efektivitas kemampuan pelajar melalui penerapan organisasi yang berdasarkan pertimbangan kesadaran. Karena dengan ilmu pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi pula, manusia dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah dibayangkan.

Di satu sisi, teknologi memiliki keuntungan bagi orang yang menggunakannya. Misalkan saja dalam hal berbagi informasi, para pelajar dapat mengakses informasi dunia dengan cepat dan mudah, sehingga mereka dapat menyadari bahwa dunia seakan berada di genggaman mereka. Suatu akses yang tentunya akan memperkaya para pelajar dengan segudang informasi yang dapat memacu motivasi mereka untuk meningkatkan kreativitasnya, khususnya dalam bidang informatika.

Bukan hanya itu, teknologi informasi dan komunikasi juga memiliki andil yang besar dalam hal sarana pembelajaran. Karena seperti yang kita ketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi kini telah merasuk ke dalam kurikulum dunia pendidikan. Suatu hal yang tentunya menjadi gebrakan di dunia pendidikan dalam ajang peningkatan potensi pelajar. Selain itu gelombang kemajuan dan perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan telah membawa perubahan pada kehidupan dan gaya hidup pelajar yang lebih dinamis. Dengan adanya hal tersebut, maka pelajar senantiasa menghidupkan dan menyalurkan semangat untuk mengeksplorasi ilmu yang belum diketahui.

Kehidupan kita sekarang perlahan-lahan mulai berubah dari dulunya era industri berubah menjadi era informasi dan komunikasi dibalik pengaruh era globalisasi dan informatika yang menjadikan komputer, internet, dan pesatnya perkembangan teknologi informasi sebagai bagian utama yang harus ada atau tidak boleh kekurangan di dunia pendidikan. Dalam memasuki era tersebut, sekolah memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi semua tantangan yang berubah sangat cepat dalam lingkungan kehidupan mereka. Kemampuan untuk berbahasa asing dan kemahiran komputer adalah dua kriteria yang sering kali diminta masyarakat untuk memasuki era globalisasi baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Maka dengan adanya komputer yang telah merambah di segala kehidupan manusia, hal itu membutuhkan tanggung jawab yang sangat tinggi bagi sistem pendidikan kita untuk mengembangkan kemampuan berbahasa siswa dan kemahiran komputer.

Selain itu dengan adanya sistem pendidikan yang berbasis pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka diharapkan pelajar-pelajar di negeri kita dapat bersaing dan mengejar ketertinggalan dari pelajar di negeri maju tanpa perlu kehilangan nilai-nilai kemanusian dan budaya yang kita miliki. Atau dengan kata lain, peserta didik di jenjang pendidikan dasar perlu diarahkan dan dibekali pendidikan teknologi guna menuju masyarakat yang “melek teknologi” yaitu bercirikan mampu mengenal, mengerti, memilih, menggunakan, memelihara, memperbaiki, menilai, menghasilkan produk teknologi sederhana, dan peduli terhadap masalah yang berkaitan dengan teknologi.

Di lain hal, teknologi informasi dan komunikasi juga dapat mendorong kita untuk melihat hal kecil sebagai hal yang dapat dijadikan sebagai sejumlah peluang yang tersaji di hadapan mata. Karena dengan begitu, maka kita dapat membalikkan arah imperialisme budaya yang dibawa oleh perkembangan di bidang tekonologi informasi ini, menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Namun, di samping semua itu, kita tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa era teknologi informasi dan komunikasi mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi kehidupan kita. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif perkembangan teknologi ini terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sinonim dengan kebenaran. Sebab hal tersebut hanya mampu menampilkan kenyataan. Sedangkan kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Tentu saja teknologi informasi dan komunikasi tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu hal tersebut tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.

Semakin kuatnya gejala “dehumanisasi”, tergerusnya nilai-nilai kemanusiaan dewasa ini, merupakan salah satu oleh-oleh yang dibawa kemajuan teknologi tersebut. Bahkan, sampai tataran tertentu, dampak negatif dari peradaban yang tinggi itu dapat melahirkan kecenderungan pengingkaran manusia sebagai homo-religousus atau makhluk teomorfis.

Teknologi informasi juga dapat menimbulkan sisi rawan yang gelap sampai tahap mencemaskan dengan kekhawatiran pada perkembangan tindak pidana di bidang teknologi itu sendiri yang berhubungan dengan “cybercrime” atau kejahatan mayantara. Masalah kejahatan mayantara ini sepatutnya mendapat perhatian semua pihak secara seksama pada perkembangan teknologi masa depan. Karena kejahatan ini termasuk salah satu kejahatan luar biasa, bahkan dirasakan pula sebagai kejahatan misterius yang dapat mengancam kehidupan masyarakat. Tindak pidana atau kejahatan ini adalah sisi paling buruk di dalam kehidupan modern dari masyarakat akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer, pornografi, terorisme digital, “perang” informasi sampah, bias informasi, hacker, cracker dan sebagainya.

Seperti halnya dengan peristiwa kejahatan mayantara yang menimpa situs Mabes TNI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Mabes Polri dan Departemen Luar Negeri Republik Indonesia merupakan sisi gelap dari kejahatan teknologi informasi yang memanfaatkan kecanggihan internet. Bukan hanya itu, situs Microsoft, NASA dan pentagon tidak luput dari para hacker nakal yang mengacaukan sistem informasi dan data yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Selain itu, kasus pembobolan ATM oleh para hacker nakal juga menjadi salah satu dampak negatif dari teknologi informasi yang marak terjadi.

Tak dapat juga dipungkiri bahwa dampak negatif dari teknologi informasi sangat dirasakan oleh kaum pelajar. Banyaknya pelajar yang terlena dengan fasilitas website hiburan dari teknologi informasi seperti facebook, chatting, twitter dan sebagainya, membuat mereka menyampingkan kewajibannya, bahkan mereka menjadikan hal tersebut sebagai hobi yang dilakukan tanpa mengenal waktu. Konsekuensinya, para pelajar akan menjadi malas dan semakin membutakan kesadaran mereka tentang pentingnya sadar teknologi.

Inilah sebenarnya sisi paling buruk yang tidak dapat dihindarkan dan disembunyikan dari kemajuan teknologi informasi dewasa ini. Oleh karena itu kita harus berhati-hati terhadap dampak negatif yang ditimbulkan, karena dampak negaitf tersebut dapat mengubah paradigma pelajar dalam menghadapi era teknologi informasi dan komunikasi.

Bagi pelajar Indonesia, sebagai generasi pelanjut tidak akan luput dari pengaruh perkembangan buruk teknologi informasi dewasa ini maupun masa depan. Masalah ini perlu ditanggulangi supaya tidak menjadi hal yang dapat menjadi ancaman bagi para pelajar dalam mencapai masa depan mereka.

Akan tetapi, janganlah kita mencemaskan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini. Pandai-pandailah kita memanfaatkan media ini dan memilih yang bernilai positif. Ambillah hal yang perlu dan jadikan hal yang bernilai negatif sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan. Bersikap positiflah menghadapi perkembangan teknologi informasi ini. perkembangan ini akan memberi pengetahuan yang banyak dan berguna bagi orang-orang yang dapat memanfaatkannya secara positif. Jadi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bukanlah sesuatu yang perlu dicemaskan tetapi sesuatu yang harus digali manfaatnya.

Dalam menyikapi perkembangan teknologi itu sendiri, semuanya tergantung dari pribadi kita masing-masing. Karena teknologi informasi dan komunikasi itu memiliki warna dasar putih. Tergantung dari penggunanya. Apakah kita ingin membelokkannya ke kiri dengan mengubah warna putih menjadi kehitaman yang melambangkan sisi negatif teknologi tersebut, atau kita ingin membelokkannya ke kanan dengan mengubah warna putih menjadi keemasan yang melambangkan sisi positif dari teknologi informasi dan komunikasi itu sendiri.

Sumber : KOMPAS.com
© 2008 – 2011

Minggu, 10 Juli 2011

MarketWatch

Bulletin

June 28, 2011, 5:31 p.m. EDT
China Automotive Systems Reports Record Annual Net Sales and Net Income in Fiscal Year 2010

WUHAN, China, June 28, 2011 /PRNewswire via COMTEX/ -- China Automotive Systems, Inc., ("CAAS" or the "Company"), CAAS -3.27% , a leading power steering components and systems supplier in China, today announced financial results for the fiscal year ended December 31, 2010 and the filing of its annual report on Form 10-K with the Securities and Exchange Commission.

Fourth Quarter Results

Record net sales grew 20% to $100.5 million in the fourth quarter of 2010 as compared to $83.8 million in the same quarter of 2009.

Gross profit was $19.8 million compared to $19 million in the fourth quarter of 2009, which reflects an increase in net sales and sales volumes that were partially offset by declines in sales price in excess of unit cost reductions.

Operating income grew 44.7% to $12.3 million for the fourth quarter of 2010 from $8.5 million in the 2009 fourth quarter. Operating margin climbed to 12.2% in the fourth quarter of 2010 from 10.1% in the fourth quarter of 2009.

Net income was $12.3 million in the fourth quarter of 2010, or diluted earnings per share of $0.22 versus a loss of $24.2 million, or $0.89 loss per share in the same quarter of 2009.

Fiscal Year 2010 Results

For the year ended December 31, 2010, net sales rose 35.3% to a yearly record of $345.9 million as compared to $255.6 million for 2009.

Gross profit increased by 30% to $80.3 million, from $61.7 million in 2009. Gross margin was 23.2 % in 2010.

Operating income grew 46.3% to $54.0 million, compared with $36.9 million in 2009. The operating margin increased to 15.6% of net sales in 2010 from 14.4% in 2009.

Record annual net income attributable to the parent company was $51.7 million, or diluted earnings per share of $1.10, versus a loss of $26.4 million, or $0.98 loss per share, in 2009.

Cash flow from operations was $38.5 million.

Cash and cash equivalents were $49.4 million at December 31, 2010.

CAAS's record annual net sales were $345.9 million, up 35.3% or $90.3 million from the fiscal year 2009 sales of $255.6 million.

Gross profit for the fiscal year 2010 increased by 30.1% to $80.3 million, from a restated $61.7 million for the 2009 year. Gross margin was 23.2% in 2010 compared with 24.2% in 2009 due to price reductions more than offsetting lower unit costs. Gross profit in 2010 and 2009 included warranty expenses that in prior years were included in selling expenses.

Selling expenses in 2010 rose by 18.6%, or $1.5 million, to $9.4 million from a restated $7.9 million in 2009 due to a higher warehouse rental rate, and greater office and transportation expenses reflecting both higher oil prices as well as a greater number of units sold. As a percentage of sales, selling expenses were 2.7% in 2010 and 3.1% in 2009. The 2009 selling expenses were restated to reflect the reclassification of warranty expenses into cost of product sold.

General and administrative expenses declined 34% to $10.0 million from $15.2 million for the year ended December 31, 2009. The decrease in general and administrative expenses was from: a) lower depreciation and amortization, as some equipment became fully depreciated; b) a reduced bad debt provision, as almost $2.6 million of bad debts were recovered in 2010; c) lower repair and maintenance costs; and d) reduced office expenses, which more than offset increased listing and professional fees related to being a public company. As a percent of sales, general and administrative expenses were 2.9% compared with 5.9% in 2009.

Research and development (R&D) expense increased 212% to $8.0 million in 2010 from $2.6 million in 2009 primarily due to development for commercial production of the Company's electric power steering (EPS) products as well as upgrading traditional hydraulic steering products and advancing manufacturing efficiencies. As a percentage of sales, R&D expenses were 2.3% in 2010 as compared to 1.0% in 2009.

Operating income grew 46.3%, to $54.0 million in 2010 from $36.9 million in 2009, due to higher gross profit and strict cost controls limiting the growth of operating expenses, especially general and administrative expenses. As a percent of sales, the operating margin was 15.6% compared with 14.4% in 2009.

Financial expenses decreased to $3.4 million for 2010 compared to $7.9 million for 2009 primarily due to lower interest expenses. Interest expenses relate mainly to amortization expenses of the Convertible Notes discount and accrual on make-whole redemption interest. Pursuant to the terms of the Convertible Notes the Company issued in 2008, Convertible Note holders are entitled to require the Company to redeem all or any portion of the Convertible Notes in cash, if the weighted average price ("WAP"), is less than $3.187 for twenty (20) consecutive trading days at any time following February 15, 2009. In March 2009, due to a default on the WAP under the aforesaid contractual provision (the "WAP Default"), the Company accrued approximately $3,900,000 of all the remaining discount on Convertible Notes immediately and accrued an additional $520,000 of interest expenses in 2009. In 2010, there were no amortization expenses of the Convertible Notes discount. For the years ended December 31, 2010 and 2009, the Company's accrual on make-whole redemption interest was $1.9 million and $3.3 million, respectively.

For 2010, the gain on change in fair value of the derivatives embedded in the Convertible Notes was $20.2 million, compared to a loss of $43.1 million in 2009. Effective on January 1, 2009, the Company adopted ASC 815-10 and was required to bifurcate the embedded conversion feature of the Convertible Notes, classify it as a derivative liability and measure it at fair value at each reporting period. In 2010, the Company's common stock market price dropped to $13.62 from $18.71 at the beginning of the year, which significantly decreased the intrinsic value of the embedded conversion feature of the Convertible Notes. As a result, the fair value of compound derivative liabilities decreased significantly, and correspondingly, the gain on change in fair value of derivatives increased. In 2009, the stock price rose from $3.39 at the beginning of 2009 to $18.71, which significantly increased the intrinsic value of the embedded conversion feature of the Convertible Notes. As a result, the fair value of compound derivative liabilities increased significantly, and correspondingly, the loss on change in fair value of derivatives increased.

Income before income taxes increased by $85.3 million to $71.4 million in 2010, from a loss of $13.9 million in 2009.This gain resulted primarily from an increase of $17.1 million in operating income, a decrease in financial expenses of $4.5 million, and an increase in the gain on change in the fair value of the derivatives by $63.2 million in 2010 versus the 2009 results. Income before taxes represented 20.6% of net sales in 2010 versus a loss in 2009.

Income tax expense was $8.5 million in 2010 compared to $4.7 million in 2009. Income taxes increased mainly due to higher taxable income in 2010.

Net income was $51.8 million in 2010 compared to a loss of $26.4 million for 2009. Diluted earnings per share were $1.10 in 2010 compared with loss per share of $0.98 in 2009. The weighted average number of basic common shares outstanding was 27,098,258 in 2010 and 26,990,649 in 2009. The weighted average number of diluted common shares outstanding was 31,565,422 in 2010 and 26,990,649 in 2009.

As of December 31, 2010, total cash and cash equivalents were $49.4 million, as compared with $43.5 million at the end of 2009. Working capital was $54.2 million at the end of 2010. Net cash flow from operations was $38.6 million for the year ended December 31, 2010. Cash used to acquire property, plant and equipment for capacity expansion was $ 28 million in 2010.

Business Outlook

Management provides revenue guidance of 15% year-over-year growth for the 2011 year. This target is based on the Company's current views on operating and market conditions, which are subject to change.

About China Automotive Systems, Inc.

Based in Hubei Province, the People's Republic of China, China Automotive Systems, Inc. is a leading supplier of power steering components and systems to the Chinese automotive industry, operating through nine Sino-foreign joint ventures. The Company offers a full range of steering system parts for passenger automobiles and commercial vehicles. The Company currently offers four separate series of power steering with an annual production capacity of over 3.5 million sets, steering columns, steering oil pumps and steering hoses. Its customer base is comprised of leading Chinese auto manufacturers, such as China FAW Group, Corp., Dongfeng Auto Group Co., Ltd., BYD Auto Company Limited, Beiqi Foton Motor Co., Ltd., Chery Automobile Co., Ltd. and Chrysler North America outside of North America. For more information, please visit: http://www.caasauto.com

Forward Looking Statements

This press release contains statements that are "forward-looking statements" as defined under the Private Securities Litigation Reform Act of 1995. Forward-looking statements represent our estimates and assumptions only as of the date of this press release. These forward-looking statements include statements regarding the qualitative and quantitative effects of the accounting errors, the periods involved, the nature of the Company's review and any anticipated conclusions of the Company or its management and other statements that are not historical facts. Our actual results may differ materially from the results described in or anticipated by our forward-looking statements due to certain risks and uncertainties. As a result, the Company's actual results could differ materially from those contained in these forward-looking statements due to a number of factors, including those described under the heading "Risk Factors" in the Company's Form 10-K annual report filed with the Securities and Exchange Commission on June 28, 2011, and in documents subsequently filed by the Company from time to time with the Securities and Exchange Commission. We expressly disclaim any duty to provide updates to any forward-looking statements made in this press release, whether as a result of new information, future events or otherwise.


For further information, please contact:
Jie Li
Chief Financial Officer
China Automotive Systems, Inc.
Email: jieli@chl.com.cn
Kevin Theiss
Investor Relations
Grayling
Tel: +1-646-284-9409
Email: kevin.theiss@grayling.com





China Automotive Systems, Inc. and Subsidiaries
Consolidated Balance Sheets
December 31, 2010 and 2009
December 31,
-------------------------------------
2010 2009
(restated)
---------------- ----------------
ASSETS
Current assets:
Cash and cash equivalents $ 49,424,979 $ 43,480,176
Pledged cash deposits 20,983,891 12,742,187
Accounts and notes receivable, net - unrelated parties 190,392,146 153,421,353
Accounts and notes receivable, net - related parties 5,466,842 1,441,939
Advance payments and others - unrelated parties 2,892,068 2,413,556
Advance payments and others - related parties 1,334,069 --
Inventories 36,870,272 27,415,697
Current deferred tax assets 3,199,117 3,866,353
Total current assets 310,563,384 244,781,261
Non-current assets:
Property, plant and equipment, net 75,380,747 58,529,447
Intangible assets, net 662,089 561,389
Other receivables, net - unrelated parties 2,450,970 998,808
Other receivables, net - related parties 350,464 65,416
Advance payment for property, plant and equipment - unrelated parties 1,839,537 3,789,724
Advance payment for property, plant and equipment - related parties 7,534,440 2,579,319
Long-term investments 3,162,136 79,084
Non-current deferred tax assets 3,271,594 2,998,124
Total assets $ 405,215,361 $ 314,382,572
LIABILITIES AND STOCKHOLDERS' EQUITY
Current liabilities:
Bank loans $ 6,794,812 $ 5,125,802
Accounts and notes payable - unrelated parties 146,649,497 105,958,006
Accounts and notes payable - related parties 1,867,926 1,537,827
Convertible Notes payable 30,000,000 30,000,000
Compound derivative liabilities 25,271,808 45,443,506
Customer deposits 720,883 1,918,835
Accrued payroll and related costs 4,927,200 4,578,446
Accrued expenses and other payables 29,072,710 22,472,452
Accrued pension costs 3,851,988 3,778,187
Taxes payable 6,860,946 11,482,177
Amounts due to shareholders/directors 353,817 --
Total current liabilities 256,371,587 232,295,238
Long-term liabilities:
Advances payable 603,983 233,941
Total liabilities 256,975,570 232,529,179
Commitments and Contingencies
Stockholders' Equity
Preferred stock, $0.0001 par value - Authorized - 20,000,000 shares $ -- $ --
Issued and Outstanding - None
Common stock, $0.0001 par value - Authorized - 80,000,000 shares 2,717 2,704
Issued and Outstanding - 27,175,826 shares and 27,046,244 shares
at December 31, 2010 and 2009, respectively
Additional paid-in capital 28,565,153 27,515,064
Retained earnings-
Appropriated 8,767,797 8,324,533
Unappropriated 58,979,851 7,685,002
Accumulated other comprehensive income 15,957,500 11,187,733
Total parent company stockholders' equity 112,273,018 54,715,036
Non-controlling interests 35,966,773 27,138,357
Total stockholders' equity 148,239,791 81, 853,393
Total liabilities and stockholders' equity $ 405,215,361 $ 314,382,572





China Automotive Systems, Inc. and Subsidiaries
Consolidated Statements of Income (Loss)
Years Ended December 31, 2010 and 2009
ãEUR EUR ãEUR EUR 2010 ãEUR EUR ãEUR EUR 2009
Net product sales ãEUR EUR (Restated)
Unrelated parties $ 334,264,680 ãEUR EUR $ 249,705,389
Related parties 11,660,502 5,892,164
345,925,182 ãEUR EUR 255,597,553
Cost of product sold ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR
Unrelated parties 246,369,792 179,856,225
Related parties 19,252,680 13,998,702
265,622,472 ãEUR EUR ãEUR EUR 193,854,927
Gross profit ãEUR EUR 80,302,710 ãEUR EUR ãEUR EUR 61,742,626
Net gain on other sales ãEUR EUR 1,129,032 ãEUR EUR ãEUR EUR 838,505
Operating expenses: ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR
Selling expenses ãEUR EUR 9,363,875 ãEUR EUR ãEUR EUR 7,892,540
General and administrative expenses ãEUR EUR 10,029,211 ãEUR EUR ãEUR EUR 15,195,026
R&D expenses ãEUR EUR 7,991,252 ãEUR EUR ãEUR EUR 2,561,170
Total Operating expenses ãEUR EUR 27,384,338 ãEUR EUR ãEUR EUR 25,648,736
Operating income ãEUR EUR 54,047,404 ãEUR EUR ãEUR EUR 36,932,395
Other income, net ãEUR EUR 543,242 ãEUR EUR ãEUR EUR 94,534
Financial expenses ãEUR EUR (3,360,837) ãEUR EUR (7,883,714)
Gain (loss) on change in fair value of derivative ãEUR EUR 20,171,698 ãEUR EUR ãEUR EUR (43,074,327)
Income (loss) before income taxes ãEUR EUR 71,401,507 ãEUR EUR ãEUR EUR (13,931,112)
Income tax expense ãEUR EUR 8,484,205 ãEUR EUR ãEUR EUR 4,720,013
Net income (loss) ãEUR EUR 62,917,302 ãEUR EUR ãEUR EUR (18,651,125)
Net income attributable to noncontrolling interest ãEUR EUR 11,179,189 ãEUR EUR ãEUR EUR 7,789,746
Net income (loss) attributable to parent company $ 51,738,113 ãEUR EUR $ (26,440,871)
Allocation to convertible notes holders (6,994,306) --
Net income (loss) attributable to parent company's ãEUR EUR 44,743,807 ãEUR EUR ãEUR EUR (26,440,871)
common shareholders
Net income (loss) attributable to parent company's
common shareholders per share -
Basic $ 1.65 ãEUR EUR $ (0.98)
Diluted $ 1.10 ãEUR EUR $ (0.98)
Weighted average number of common shares outstanding - ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR ãEUR EUR
Basic ãEUR EUR 27,098,258 ãEUR EUR ãEUR EUR 26,990,649
Diluted ãEUR EUR 31,565,422 ãEUR EUR ãEUR EUR 26,990,649





China Automotive Systems, Inc. and Subsidiaries
Consolidated Statements of Cash Flows
Years Ended December 31, 2010 and 2009
2010 2009
(Restated)
Cash flows from operating activities:
Net income (loss) $ 62,917,302 $ (18,651,125)
Adjustments to reconcile net income (loss) to net cash
provided by operating activities:
Stock-based compensation 595,402 446,676
Depreciation and amortization 9,497,618 8,684,169
Deferred income taxes 620,880 (1,676,731)
Provision for inventories 431,652 1,031,751
Allowance for doubtful accounts (2,373,520) 901,680
Amortization for discount of Convertible Notes payable -- 3,891,148
(Gain) loss on change in fair value of derivative (20,171,698) 43,074,327
Gain) loss on disposal of fixed assets 690,256 22,970
Other operating adjustments 14,810 (235,076)
Changes in operating assets and liabilities:
(Increase) decrease in:
Pledged cash deposits (7,656,455) (5,994,298)
Accounts and notes receivable (33,055,864) (58,735,311)
Advance payments and other (1,721,067) (968,719)
Inventories (8,679,749) (1,849,579)
Increase (decrease) in:
Accounts and notes payable 36,821,221 48,178,260
Customer deposits (1,232,590) 1,682,384
Accrued payroll and related costs 206,373 1,055,134
Accrued expenses and other payables 6,295,860 8,375,518
Accrued pension costs (45,692) (31,847)
Taxes payable (4,963,593) 5,755,520
Advances payable 361,015 (317)
Net cash provided by operating activities 38,552,161 34,956,534
Cash flows from investing activities:
(Increase) decrease in other receivables (1,695,321) 207,014
Cash received from equipment sales 383,924 280,270
Cash paid to acquire property, plant and equipment (28,024,638) (17,498,957)
Cash paid to acquire intangible assets (165,292) (324,014)
Equity investment (3,095,414) --
Net cash used in investing activities (32,596,741) (17,335,687)
Cash flows from financing activities:
Bank loans borrowed 8,215,091 6,590,317
Repayment of bank loans (6,794,812) (8,786,684)
Dividends paid to the minority interest holders of (3,614,252) (4,176,583)
Joint-venture companies
Increase (decrease) in amounts due to 344,695 (337,915)
shareholders/directors
Exercise of stock option 454,700 420,240
Capital contribution from the minority interest holders of -- --
Joint-venture companies
Issuance (redemption) of Convertible Notes -- (5,000,000)
Net cash used in financing activities (1,394,578) (11,290,625)
Cash and cash equivalents affected by foreign currency 1,383,961 36,579
Net increase in cash and cash equivalents 5,944,803 6,366,801
Cash and equivalents at beginning of year 43,480,176 37,113,375
Cash and equivalents at end of year $ 49,424,979 $ 43,480,176




SOURCE China Automotive Systems, Inc.

Copyright (C) 2011 PR Newswire. All rights reserved

Comtex
Most Popular

Italian sell-off prompts emergency euro zone meet
1.
Amy Hoak's Home Economics
5 cities where home prices will rise this year
2.
Brett Arends' ROI
The next, worse financial crisis
3.
Weekend Investor
How to earn more on the cash you’re stashing
4.
Stocks to Watch
Stocks to watch Monday: Alcoa, Google
5.

Find a Broker
Partner Center »
Featured Stories

Asia markets lower after weak U.S. data

U.S. debt talks break up early, to resume Monday

Google seen posting sharp second-quarter gains

Earnings growth cooled in second quarter

Earnings growth cooled in the second quarter as companies struggled with disruptions from Japan’s...

Retirees need less stocks, more annuities

Less stocks, more annuities. That, in essence, is the advice gleaned from two just-published reports for...

WSJ
WSJ
MarketWatch
Facebook
Twitter
Barron's
Barron's
SmartMoney
SmartMoney
AllThingsDigital
AllThingsDigital
FINS
FINS
More

SEARCH
1:19 AM EDT
July 11, 2011
New York
Closed
London
Closed
Tokyo
Open



View All
Latest News

12:58a

Everything you need to know about investing in Netflix now
12:53a

Asia markets lower after weak U.S. data
12:44a

Remember the great Greek crisis — of May 2010?
12:30a

Monsanto, Sinochem in deal talks: WSJ
12:01a

Retirees need less stocks, more annuities
12:01a

7 ways Apple’s iPhone can regain swagger
12:01a

How to get your home a TV makeover
12:01a

Euro crisis can’t be fought like the Cold War
12:01a

Google seen posting sharp second-quarter gains
11:53p

U.S. debt talks break up early, to resume Monday
11:46p

Japan to test nuclear plants in two stages
11:35p

Dollar, yen gain ahead of euro-zone meeting
11:22p

Shanghai Composite turns positive in late morning
10:48p

China’s U.S.-listed stocks are junk
10:01p

Japan's Topix finishes morning session 0.3% lower
10:00p

Japan's Nikkei Average ends morning down 0.5%
9:45p

Hong Kong stocks fall on U.S., Chinese data
9:32p

Shanghai Composite down 0.5% at 2,785.28 early
9:31p

Hong Kong's H-share index down 1.1% at 12,621.92
9:31p

Hong Kong's Hang Seng Index down 0.8% at 22,537.56
Loading more headlines...

dow
12,657.20
-62.29
-0.49%
nasdaq
2,859.81
-12.85
-0.45%
s&p 500
1,343.80
-9.42
-0.70%
SportsWatch

Jeter gets 3,000th hit
Hometown fans celebrate as dramatic home run propels New York Yankees star Derek Jeter into the record books.
• Yankee tickets surge on Jeter chase

MarketWatch.com

Site Index
Topics
Help
Feedback
Newsroom Roster
Media Archive
Premium Products
Mobile

Company Info
Code of Conduct
Corrections
Advertising Media Kit
Advertise Locally
License our Content
Broker Center

MarketWatch on Facebook
MarketWatch on Twitter
RSS
Podcasts

logo

WSJ.com
Barron's Online
BigCharts
Virtual Stock Exchange
All Things Digital

MarketWatch Community
Financial News Online
WSJ.com Small Business
FINS: Finance, IT jobs, Sales jobs

logo
Copyright © 2011 MarketWatch, Inc. All rights reserved.
By using this site, you agree to the Terms of Service and Privacy Policy.

Intraday Data provided by SIX Telekurs and subject to terms of use. Historical and current end-of-day data provided by SIX Telekurs. Intraday data delayed per exchange requirements. Dow Jones Indexes (SM) from Dow Jones & Company, Inc. All quotes are in local exchange time. Real time last sale data provided by NASDAQ. More information on NASDAQ traded symbols and their current financial status. Intraday data delayed 15 minutes for Nasdaq, and 20 minutes for other exchanges. Dow Jones IndexesSM from Dow Jones & Company, Inc. SEHK intraday data is provided by SIX Telekurs and is at least 60-minutes delayed. All quotes are in local exchange time.

Markets
Data is loading...
Quotes
Data is loading...
My Portfolio
Data is loading...
My Alerts
Data is loading...
Community
HOT PICKS MY PICKS MY GROUPS
Data is loading...

logo
Copyright © 2011 MarketWatch, Inc. All rights reserved.
By using this site, you agree to the Terms of Service and Privacy Policy.

Intraday Data provided by SIX Telekurs and subject to terms of use. Historical and current end-of-day data provided by SIX Telekurs. Intraday data delayed per exchange requirements. Dow Jones Indexes (SM) from Dow Jones & Company, Inc. All quotes are in local exchange time. Real time last sale data provided by NASDAQ. More information on NASDAQ traded symbols and their current financial status. Intraday data delayed 15 minutes for Nasdaq, and 20 minutes for other exchanges. Dow Jones IndexesSM from Dow Jones & Company, Inc. SEHK intraday data is provided by SIX Telekurs and is at least 60-minutes delayed. All quotes are in local exchange time.