LONDON--MICOM: Gangguan layanan
Blackberry menyebar ke Amerika Selatan, Selasa (11/10), setelah kendala
serupa selama sehari dialami oleh pengguna piranti pintar itu di kawasan
Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan India.
Pembuat Blackberry, Research In Motion (RIM) Ltd mengungkapkan, gangguan yang terjadi yakni hilangnya pesan bagi pengguna, serta kendala saat browsing.
"Beberapa pengguna di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, India, Brasil, Cile, dan Argentina mengalami pesan dan browsing yang tertunda. Kami bekerja agar layanan kembali normal secepat mungkin," demikian pernyataan resmi RIM.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata RIM, yang mengatakan telah berhasil menggatasi gangguan layanan di kawasan Afrika.
Saat ini, RIM menghadapi kendala dengan tekanan dari investor agar ada perubahan manajemen. Itu terjadi setelah penjualan yang tidak sesuai harapan terhadap perangkat Playbook tablet keluaran RIM, piranti yang diharapkan bisa menyaingi iPad keluaran Aplle Inc. (Reuters/OL-2)
Pembuat Blackberry, Research In Motion (RIM) Ltd mengungkapkan, gangguan yang terjadi yakni hilangnya pesan bagi pengguna, serta kendala saat browsing.
"Beberapa pengguna di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, India, Brasil, Cile, dan Argentina mengalami pesan dan browsing yang tertunda. Kami bekerja agar layanan kembali normal secepat mungkin," demikian pernyataan resmi RIM.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata RIM, yang mengatakan telah berhasil menggatasi gangguan layanan di kawasan Afrika.
Saat ini, RIM menghadapi kendala dengan tekanan dari investor agar ada perubahan manajemen. Itu terjadi setelah penjualan yang tidak sesuai harapan terhadap perangkat Playbook tablet keluaran RIM, piranti yang diharapkan bisa menyaingi iPad keluaran Aplle Inc. (Reuters/OL-2)
© 2004 - 2011 MediaIndonesia.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email micom@mediaindonesia.com
Comments & suggestions please email micom@mediaindonesia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar